Minggu, 13 Januari 2013

Menjadi Mahasiswi Jurusan Akuntansi

Saya Winda, sekarang saya sedang melanjutkan pendidikan di salah satu Universitas Swasta di Depok. Saya mengambil fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi. Awalnya saya adalah seorang pelajar SMA dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Saya lebih menyukai tentang hitung menghitung dan sesuatu yang berhubungan dengan angka akan tetapi saya tidak begitu suka dengan menghafal. Dari situlah saya memilih jurusan Akuntansi karena semuanya berhubungan dengan angka walaupun ada dalam mata kuliah lain untuk menghafal. 

Di dalam mata kuliah akuntansi ada proses pembukuan yang mengharuskan kami menghitung setiap transaksi dan mengharuskan kedua sisinya menjadi balance Itu adalah tantangan untuk saya ,karena saya belum memiliki basic akuntansi seperti teman-teman saya. Saya sempat merasa “apakah saya dapat mengikuti mata kuliah ini ?”. Semua begitu rumit awalnya, saya pun sempat merasakan kesulitan-kesulitan dalam proses pembelajaran mata kuliah akuntansi ini. 

Saya sempat tidak mengerti materi apa yang sedang dosen ajarkan, seperti memasukan transaksi kedalam jurnal umum lalu di adjustment. Semuanya sangat membingungkan untuk saya pada awalnya. Minggu pertama,minggu kedua saya masih belum begitu paham dengan apa yang telah diajarkan oleh dosen. Mungkin berbeda dengan teman-teman saya yang memang sudah memiliki basic sejak SMA maupun SMK. Saya pun tidak ingin larut dalam ketidak tahuan dan ketidak pahaman. 

Setiap mengulang pelajaran dirumah saya memfokuskan untuk mempelajari materi-materi akuntansi itu. Dari kesukaan saya menghitung, saya mencoba dan terus mencoba untuk memahami apa itu akuntansi sendiri. Semua tidak begitu saja dapat saya pahami dengan mudah, karena dosen, buku-buku ,teman-teman dan keinginan sayalah sedikit demi sedikit saya mulai memahami itu.

Dalam keseharian saya sama seperti mahasiswi lain pada umumnya. Saya mengikuti proses pembelajaran dan melakukannya selama di kampus. Akan tetapi saya belum mengikuti aktivitas-aktivitas lainnya yang ada di kampus. Karena saya masih ingin mengetahui lagi tentang bagaimana cara menghadapi dunia perkuliahan itu sendiri, dan saya juga ingin mengetahui dan memfokuskan dahulu untuk mendapatkan nilai IPK yang baik. 

Disini saya belajar memperdalam pengetahuan dan tata cara bersikap dengan orang lain. Proses pembelajaran di kampus tidaklah sama seperti waktu SMA dahulu. Banyak teman-teman yang saya dapatkan yang bukan hanya dari wilayah Depok saja melainkan dari daerah-daerah lain. Cara berfikir, pola hidup bahkan gaya hidup di kampus pun tidak sama seperti SMA.

Setiap manusia tidak ada salahnya bukan untuk mempunyai cita-cita dan menentukan jalan hidupnya. Termasuk saya, memang saya tidak tahu bagaimana nanti kedepannya yang akan terjadi pada kehidupan saya setelah lulus kuliah. Sewaktu kecil saya pun bercita-cita dan sekarang bukan hanya sekedar cita-cita melainkan suatu obsesi yang harus di lakukan dan dikerjakan sungguh-sungguh. Obsesi saya jika lulus kuliah nanti adalah ingin menjadi seorang yang sukses yang dapat membahagiakan orang tua saya dan menjadi direktur di salah satu perusahaan terkemuka. Semoga saya dapat mewujudkan obsesi saya itu Aminn..

0 komentar:

Posting Komentar

Design by BlogSpotDesign | Ngetik Dot Com